TKA: Mengukur Prestasi, Menguatkan Mutu Madrasah

Oleh: Romadhon, M.Pd.

WhatsApp Image 2026 01 07 At 12.11.34 1024x576 1

Madrasah Tsanawiyah Islamiyah Kebomlati (Matsalati),  terus berbenah mengikuti arah kebijakan terbaru Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama Republik Indonesia. Salah satu upaya penting dalam peningkatan mutu pendidikan adalah melalui Tes Kemampuan Akademik (TKA). TKA hadir bukan sekadar sebagai alat evaluasi, tetapi sebagai sarana untuk melihat sejauh mana proses pembelajaran di madrasah berjalan efektif dan bermakna.

Berbeda dengan penilaian yang hanya menekankan hafalan, TKA dirancang untuk mengukur pemahaman konsep, kemampuan bernalar, dan penerapan pengetahuan peserta didik. Dengan demikian, hasil TKA dapat memberikan gambaran yang lebih utuh tentang capaian belajar siswa serta kualitas pembelajaran yang telah dilaksanakan oleh guru.

Bagi madrasah, TKA menjadi cermin mutu pendidikan. Dari hasil TKA, madrasah dapat melakukan pemetaan kekuatan dan kelemahan pembelajaran, sekaligus menyusun langkah perbaikan yang tepat. Guru pun memperoleh bahan refleksi untuk terus meningkatkan strategi, metode, dan inovasi pembelajaran di kelas.

Sebagai kepala madrasah, kami memandang TKA sebagai bagian dari proses pembinaan, bukan sekadar penilaian akhir. TKA menjadi momentum untuk menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab akademik kepada peserta didik. Lebih dari itu, TKA juga melatih siswa untuk percaya pada kemampuan diri sendiri dan siap menghadapi tantangan pendidikan di jenjang berikutnya.

“Visi kami adalah mewujudkan madrasah yang unggul dalam prestasi, berakhlakul karimah terampil dalam berkarya berlandasakan iman dan taqwa, serta adaptif  terhadap perkembangan zaman. TKA kami jadikan sebagai alat refleksi bersama untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan layanan pendidikan di madrasah.”
(Romadhon, M.Pd)

Pelaksanaan TKA yang tertib dan profesional membutuhkan dukungan seluruh warga madrasah. Sinergi antara kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan peserta didik menjadi kunci utama keberhasilan. Dengan persiapan yang matang dan tindak lanjut yang jelas, TKA tidak hanya menghasilkan data nilai, tetapi juga menghadirkan perubahan nyata dalam budaya belajar di madrasah.

Akhirnya, melalui TKA, madrasah diharapkan semakin mampu meneguhkan perannya sebagai lembaga pendidikan yang bermutu, berdaya saing, dan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman. TKA bukanlah tujuan akhir, melainkan langkah strategis menuju madrasah yang lebih baik dari waktu ke waktu.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *