Oleh : Ibu Lisa Mufidatur Rohmah, S.Ag.

Kebomlati, 13 Januari 2026 – Madrasah merupakan lembaga pendidikan formal yang memiliki karakteristik khas, yaitu memadukan pendidikan umum dengan pendidikan agama Islam secara terpadu dan berkelanjutan. Madrasah Tsanawiyah (MTs) Islamiyah Kebomlati merupakan lembaga pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga berkomitmen kuat dalam menanamkan nilai-nilai keislaman kepada seluruh peserta didik. Integrasi nilai keislaman dalam kegiatan belajar mengajar menjadi ciri khas dan landasan utama dalam setiap aktivitas pendidikan di madrasah ini. Melalui integrasi tersebut, MTs Islamiyah Kebomlati berupaya membentuk generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki keimanan dan ketakwaan yang kuat kepada Allah Swt.
Salah satu bentuk nyata integrasi nilai keislaman di MTs Islamiyah Kebomlati adalah kegiatan pembiasaan Khotmil Qur’an yang dilaksanakan secara rutin. Kegiatan ini menjadi program unggulan madrasah dalam membangun fondasi spiritual peserta didik. Setiap pagi sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai, seluruh siswa melaksanakan tadarus Al-Qur’an secara bersama-sama di halaman Madrasah.
“Integrasi nilai keislaman dalam kegiatan belajar mengajar menjadikan proses pendidikan tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan keimanan, ketakwaan, dan akhlakul karimah peserta didik, sehingga dapat menanamkan keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kecerdasan spiritual, dan kecerdasan sosial dalam diri peserta didik.” Ujar Ibu Lisa Mufidatur Rohmah, S.Ag.
Melalui kegiatan Khotmil Qur’an, madrasah berupaya menanamkan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur’an sebagai sumber utama ajaran Islam. Peserta didik dibiasakan untuk membaca Al-Qur’an secara tartil, memahami adab membaca Al-Qur’an, serta menghayati makna dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Pembiasaan ini diharapkan dapat membentuk karakter peserta didik yang memiliki kepekaan spiritual, ketenangan jiwa, serta kesadaran akan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Selain aspek spiritual, kegiatan Khotmil Qur’an juga mengandung nilai-nilai pendidikan karakter. Nilai kedisiplinan tercermin dari ketepatan waktu dan keteraturan dalam mengikuti kegiatan. Nilai tanggung jawab terlihat dari kesungguhan peserta didik dalam menyelesaikan bagian bacaan yang telah ditentukan. Nilai kebersamaan dan kerja sama terwujud melalui pelaksanaan kegiatan secara berjamaah, saling mendukung, dan menghargai satu sama lain. Dengan demikian, Khotmil Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai ibadah, tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter yang efektif.




